Dinas Pertanian dan Sumber Daya Air Kabupaten Bone di Sulawesi Selatan memberlakukan sistem giliran pengaliran air yang sangat terstruktur demi menyelamatkan ribuan hektar persawahan padi warga. Implementasi manajemen distribusi air irigasi dilakukan dengan membagi jadwal pembukaan pintu air persawahan secara adil di tiap blok jaringan irigasi teknis daerah. Petugas pengairan lapangan bersama pengurus kelompok tani siaga 24 jam di lokasi pintu air untuk memastikan air mengalir sesuai durasi jam yang telah disepakati bersama.
Penerapan teknologi pengukur debit air digital memudahkan petugas dalam memantau volume air yang dialirkan dari waduk utama menuju persawahan warga di kawasan kritis air. Melalui manajemen distribusi air yang transparan dan disiplin ini, seluruh petak persawahan petani mendapatkan suplai air irigasi yang cukup untuk mendukung pertumbuhan bulir padi hingga panen. Perselisihan perebutan air antar petani yang sering terjadi pada musim kemarau masa lalu dapat dieliminasi secara total di lapangan. Suasana pertanian sangat kondusif.
Pemerintah Kabupaten Bone memfasilitasi penyiapan mesin-mesin pompa air darurat untuk mengangkat air dari aliran sungai bawah tanah menuju persawahan yang berada di dataran lebih tinggi. Keberhasilan manajemen distribusi air persawahan ini berhasil menyelamatkan sektor pertanian Kabupaten Bone sebagai lumbung pangan utama beras di wilayah Sulawesi Selatan dari bahaya gagal panen. Produktivitas panen padi warga Bone tercatat tetap berada pada tingkat mutu yang sangat memuaskan pasar komoditas pangan nasional.
Para petani di Kabupaten Bone menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kesigapan serta keadilan petugas dinas pengairan dalam mengatur pembagian air persawahan mereka. Kebijakan pembagian air yang adil membuat para petani kecil merasa terlindungi hak-haknya dan dapat menjalani proses bercocok tanam dengan rasa tenang dan penuh optimisme. Kekompakan dan nilai gotong royong antar sesama kelompok tani di desa-desa Bone makin kuat terjalin di bawah koordinasi petugas lapangan.
Pemerintah Kabupaten Bone berkomitmen untuk terus memodernisasi saluran irigasi beton dan membangun waduk-waduk penampung air hujan baru di area pertanian rawan kekeringan. Penguatan adopsi teknologi varietas benih padi unggul hemat air akan terus disosialisasikan secara berkelanjutan kepada para petani daerah. Bone siap membuktikan keberhasilannya sebagai daerah pertanian yang tangguh, mandiri, dan sukses mengamankan lumbung pangan nasional dari gempuran krisis iklim.