Hujan deras Parepare telah mengguyur kota ini selama beberapa jam terakhir, menyebabkan banjir di berbagai wilayah. Curah hujan yang tinggi melebihi kapasitas drainase kota, mengakibatkan genangan air di banyak titik. Kondisi ini membuat aktivitas warga terhambat dan menimbulkan kekhawatiran akan dampak yang lebih luas. Peringatan dini telah dikeluarkan oleh otoritas setempat.
Setidaknya empat distrik di Parepare dilaporkan terendam banjir dengan ketinggian air yang bervariasi. Beberapa ruas jalan utama tidak dapat dilalui kendaraan, melumpuhkan transportasi. Warga di daerah terdampak mulai mengungsi ke tempat yang lebih aman. Bantuan dan evakuasi segera diaktifkan untuk mengatasi situasi darurat ini.
Tim SAR gabungan, dibantu oleh BPBD dan relawan, diterjunkan ke lokasi terdampak untuk melakukan evakuasi. Prioritas utama adalah menyelamatkan warga yang terjebak banjir, terutama anak-anak dan lansia. Perahu karet dan peralatan penyelamat lainnya dikerahkan untuk menjangkau daerah-daerah yang sulit diakses. Upaya ini dilakukan dengan sigap dan terkoordinasi.
Dalam operasi penyelamatan yang intens, tiga warga dilaporkan berhasil diselamatkan dari kepungan banjir. Mereka terjebak di dalam rumah yang terendam air dan membutuhkan bantuan segera. Tim penyelamat berhasil mengevakuasi mereka ke tempat yang lebih aman. Keberhasilan ini menunjukkan kesigapan dan dedikasi petugas di lapangan.
Hujan deras Parepare memang seringkali menjadi ancaman, namun kali ini dampaknya cukup signifikan. Kerugian materiil diperkirakan cukup besar, meliputi kerusakan rumah dan fasilitas umum. Data lengkap mengenai kerugian masih dalam tahap pendataan. Pemerintah daerah berjanji akan segera memberikan bantuan dan rehabilitasi pasca-bencana.
Meskipun demikian, tidak ada laporan korban jiwa hingga saat ini, yang merupakan kabar baik di tengah bencana ini. Semua pihak terus berupaya memastikan keselamatan warga menjadi yang utama. Posko-posko pengungsian telah didirikan untuk menampung warga yang terdampak, menyediakan kebutuhan dasar seperti makanan dan selimut.
Penyebab hujan deras Parepare yang ekstrem ini sedang dianalisis oleh BMKG untuk mengetahui apakah ada faktor lain di luar cuaca biasa. Edukasi tentang mitigasi bencana juga akan ditingkatkan guna mempersiapkan masyarakat menghadapi potensi banjir di masa mendatang.